Mendorong percepatan Hutan Desa dan Hutan Kemasyarakatan di Kalimantan Tengah, TeROPONG dan BP-DAS Kahayan melaksanakan Pelatihan Fasilitator HD dan HKm. Pelatihan yang sudah dilaksanakan sebanyak dua kali, yakni di Kabupaten Kapuas dan Kota Palangka Raya melibatkan masyarakat, aparatus desa, LSM dan Dinas Kehutanan Kabupaten/Kota.
Direktur Eksekutif TeROPONG, Abdi Rahmat mengatakan "pelatihan fasilitator HD dan HKm merupakan perwujudan komitmen dan kerjasama antara TeROPONG dan BP-DAS Kahayan dalam mempercepat pembangunan HD dan HKm di Kalteng. Kerjasama kedua lembaga ini tertuang dalam sebuah MoU yang ditandatangani kedua belah pihak"
Sunday, December 18, 2011
Friday, August 19, 2011
NONTON BARENG FILM “ADU CEPAT DIJALUR HUTAN DESA”
Menunggu berbuka pusa bersama, Anggota Perkumpulan Telapak di Kalteng menggelar nonton bareng sebuah karya film documenter produksi Gekko Studio yang merupakan unit usaha multimedia Perkumpulan Telapak . Dihelat pada tanggal 19 Agustus 2011 di Sekretariat BPHW-AMAN Kalteng pukul 15.30 WIB, acara ini menampilkan tiga dari lima film yang rencananya akan diputar. Bertajuk “Adu Cepat Dijalur Hutan Desa” Gekko Studio memotret perjuangan masyarakat sekitar hutan mendapatkan ruang hidup dan ruang kelola di tengah maraknya penguasaan lahan oleh industri kehutanan, perkebunan dan pertambangan, dimana salah satu caranya adalah lewat hutan desa.
Dihadiri oleh NGO, pers, masyarakat, mahasiswa, dan aparat Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, acara nonton bareng juga diisi dengan diskusi tentang film-film yang telah diputar. Dipandu oleh Abdi Rahmat, Direktur Eksekutif TeROPON yang juga Anggota Perkumpulan Telapak, setidaknya diskusi memberikan kesempatan bagi para pihak yang hadir untuk memberi komentar dan masukan baik hal bersifat teknis maupun substansi. Wancino, Sekretaris Desa Petak Bahandang yang saat ini bersama warganya memperjuangkan Hutan Desa di Kabupaten Katingan mengatakan “Ternyata proses yang kita lalui tidak semudah yang kita bayangkan atau saksikan di film tersebut. Proses yang kita lalui begitu lama, aparat (oknum) lebih mudah dan cepat melayani pengusaha atau pejabat yang datang.”
Sementara Rio, Direktur Eksekutif Walhi Kalteng mengajak agar dilakukan diskusi lebih jauh tentang kebijakan Hutan Desa ataupun bentuk lain yang dikhawatirkan akan menegasikan keberadaan hutan adat. Sedangkan Nordin, Koordinator Save Our Borneo (SOB) mempertanyakansikap Telapak sendiri terhadap Hutan Desa dan Hutan Adat.
Wednesday, August 17, 2011
Buka Puasa Bersama di SOB
Buka puasa bersama hari ini (17/08/11) di Kantor Save Our Borneo (SOB) dihadiri oleh aktivis NGO dan Mahasiswa Palangka Raya. Sambil menunggu berbuka dilakukan diskusi terfokus tentang konflik lahan di perkebunan kelapa sawit. Melalui diskusi, tergambar banyaknya konflik yang terjadi hampir di setiap kabupaten yang ada di Kalimantan Tengah. Sayangnya belum ada upaya penyelesaian yang komprehensif dari pemerintah kabupaten dan provinsi Kalimantan Tengah.
Mendorong percepatan penyelesaian persoalan konflik lahan di perkebunan kelapa sawit, diskusi menyatakan bahwa dibutuhkan konsolidasi menyeluruh berbagai pihak, khususnya masyarakat korban yang selama ini terpolar oleh masalahnya masing-masing. (Abdi Rahmat)
Mendorong percepatan penyelesaian persoalan konflik lahan di perkebunan kelapa sawit, diskusi menyatakan bahwa dibutuhkan konsolidasi menyeluruh berbagai pihak, khususnya masyarakat korban yang selama ini terpolar oleh masalahnya masing-masing. (Abdi Rahmat)
Tuesday, August 16, 2011
Selamat Datang
Subscribe to:
Posts (Atom)